Langsung ke konten utama

Fast Market Day (FMD) Fakultas Vokasi 2023

Pada hari Jumat 10 November yang lalu, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang menggelar acara bertajuk Fast Market Day (FMD) yang sukses menarik perhatian mahasiswa serta pengunjung dari luar kampus. Acara yang berlangsung di halaman utama Fakultas Vokasi tersebut menampilkan ragam kegiatan seru yang cukup meriah.

Pertunjukan dari band lokal menjadi sorotan utama dalam acara ini. Para mahasiswa dari berbagai program studi mempersembahkan bakat musikal mereka, mengguncang panggung dengan alunan musik yang memukau. Tidak ketinggalan, atraksi tari dari berbagai kelompok mahasiswa turut memeriahkan suasana dengan gerakan yang enerjik dan memukau.

Selain hiburan musik dan tari, FMD juga menyuguhkan bazar yang merupakan karya dari mahasiswa per program studi. Bazar ini menampilkan beragam produk kreatif yang diproduksi dan dipasarkan langsung oleh mahasiswa, mulai dari karya seni, produk fashion, makanan ringan khas daerah, hingga barang elektronik canggih.

“Kami sangat bangga melihat antusiasme yang tinggi dari mahasiswa dalam menghadirkan acara seperti ini. FMD bukan hanya menjadi wadah untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas,” ujar Dekan Fakultas Vokasi Universita Negeri Malang Dr. Muladi, S.T., M.T.

Para pengunjung yang hadir sangat terhibur dengan beragam kegiatan yang ditawarkan oleh FMD. Mereka pun berharap agar acara semacam ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak boleh terlewatkan di Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perancangan Bangunan Instalasi Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kawasan Wisata Pantai Gemah Tulungagung

  Pantai Gemah termasuk dikatakan destinasi wisata yang baru di Tulungagung. Mulai dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) setempat pada tahun 2015, dan resmi sebagai objek wisata di Tulungagung pada 2017 (Dinas KOMINFO Jawa Timur, 2017). Pantai Gemah berada pada sisi selatan tepi jalan Jalur Lintas Selatan (JLS) Jawa yang melintas wilayah selatan Tulungagung, tepatnya Desa Keboireng, Kecamatan Besuki. Pekerjaan proyek JLS yang menghubungkan jalan utama kecamatan (existing) menuju area pantai di Kecamantan Besuki menjadi faktor utama pesatnya pengunjung Pantai Gemah (DISKOMINFO JATIM, 2017). Akses yang mudah dijangkau oleh kendaraan motor hingga bus menjadi alasan kuat wisatawan berbondong – bondong mengunjungi Pantai Gemah, terlepas dari pesona alam yang disuguhkan. Berjalannya waktu peningkatan wisatawan dan pesatnya pengembangan kawasan wisata pantai menimbulkan limbah aktivitas pariwisata (Untari dkk, 2021). Namun begitu, jumlah wisatawan di Pantai Gemah yang tinggi tid...

The Vocational Inter-cultural Camp 2023

Faculty of Vocational , Universitas Negeri Malang proudly presents an International Short Course. The Vocational Inter-cultural Camp 2023 is the first international short course initiated by the Faculty of Vocational, Universitas Negeri Malang, Indonesia. This forum aims to embrace more parties to promote better practice of Sustainable Development Goals (SDGs). In this forum, university students are invited to solve SDGs problems in developing countries local solutions for communities. Hybrid, 14-17 November 2023 Day 1 : A Closer look: Batik class and Malang city cultural exposure Day 2 : Indonesia’s current SDSs practices Day 3 : Sustainbility and local wisdom: Cultural immersion and local empowerment Day 4 : Wrap up: Stude-case group presentation BENEFITS √ Indonesian cultural exposure √ Certificate of completion √ Credit transfer for university students available √ International networking √ Self-made batik souvenir √ Indonesian local delicacies

Analisis Penggunaan Energi Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Negeri Malang Menggunakan Edge Building App Menuju Net Zero Energy Building (NZEB)

Net Zero Energy Building (NZEB) merupakan salah satu konsep inovatif untuk bangunan berkelanjutan karena kemampuannya untuk menghemat energi dan mengurangi emisi karbon secara bersamaan (Lu et al., 2015). Konsep dari Zero Energy Building sendiri berdasar pada prinsip di mana bangunan dapat memenuhi kebutuhan energinya dari sumber yang murah, tersedia secara lokal, tidak berpolusi, dan terbarukan (Utami et al., 2021). Hal ini karena rancangan net zero sangat berkaitan dengan pengoptimalan desain bangunan sehingga dapat meminimalisir penggunaan energi serendah mungkin sehingga kelebihan energi terbarukan dapat dikembalikan ke jaringan listrik bangunan. Untuk mencapai tujuan NZEB, sistem bangunan dan strategi desain harus diintegrasikan berdasarkan kondisi iklim setempat. Hasil penelitian dari Feng et al (2019) menunjukkan bahwa sebagian besar kasus NZEB menghasilkan intensitas konsumsi energi tahunan kurang dari 100 kWh per luas lantai dan beberapa bangunan bahkan menghasilkan lebih ban...