Langsung ke konten utama

Fast Market Day (FMD) Fakultas Vokasi 2023

Pada hari Jumat 10 November yang lalu, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang menggelar acara bertajuk Fast Market Day (FMD) yang sukses menarik perhatian mahasiswa serta pengunjung dari luar kampus. Acara yang berlangsung di halaman utama Fakultas Vokasi tersebut menampilkan ragam kegiatan seru yang cukup meriah.

Pertunjukan dari band lokal menjadi sorotan utama dalam acara ini. Para mahasiswa dari berbagai program studi mempersembahkan bakat musikal mereka, mengguncang panggung dengan alunan musik yang memukau. Tidak ketinggalan, atraksi tari dari berbagai kelompok mahasiswa turut memeriahkan suasana dengan gerakan yang enerjik dan memukau.

Selain hiburan musik dan tari, FMD juga menyuguhkan bazar yang merupakan karya dari mahasiswa per program studi. Bazar ini menampilkan beragam produk kreatif yang diproduksi dan dipasarkan langsung oleh mahasiswa, mulai dari karya seni, produk fashion, makanan ringan khas daerah, hingga barang elektronik canggih.

“Kami sangat bangga melihat antusiasme yang tinggi dari mahasiswa dalam menghadirkan acara seperti ini. FMD bukan hanya menjadi wadah untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas,” ujar Dekan Fakultas Vokasi Universita Negeri Malang Dr. Muladi, S.T., M.T.

Para pengunjung yang hadir sangat terhibur dengan beragam kegiatan yang ditawarkan oleh FMD. Mereka pun berharap agar acara semacam ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak boleh terlewatkan di Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Evaluasi Pencahayaan Alami Pada SMA Santo Albertus Dengan Simulasi Perangkat Lunak Velux Daylight Visualizer

  Sebagai salah satu lembaga pendidikan di Kota Malang, SMA Katolik Santo Albertus merupakan salah satu sekolah bersejarah di Kota Malang. Sekolah yang didirikan pada tahun 1936 ini terletak di Jalan Talang nomor 1, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. SMA Katolik Santo Albertus sendiri dikenal juga dengan nama SMA Dempo karena berhadapan dengan Jalan Dempo. Dengan sejarah panjangnya, terdapat sebuah permasalahan yang muncul karena desain sekolah yang masih sama seperti pada saat awal dibangun. Berdasarkan penelitian milik Costanzo, dkk (2018), ditemukan bahwa pada bangunan pendidikan dengan latar belakang desain bersejarah terdapat ketidaknyamanan visual berupa kurangnya tingkat pencahayaan di beberapa titik serta silau yang ditimbulkan akibat beberapa faktor seperti perubahan fungsi ruangan dan perbedaan tingkat pencahayaan yang cukup signifikan pada titik di dekat bukaan dengan titik yang lebih jauh dari bukaan . Hal ini juga didukung oleh penelitian Acosta, dk...

The Vocational Inter-cultural Camp 2023

Faculty of Vocational , Universitas Negeri Malang proudly presents an International Short Course. The Vocational Inter-cultural Camp 2023 is the first international short course initiated by the Faculty of Vocational, Universitas Negeri Malang, Indonesia. This forum aims to embrace more parties to promote better practice of Sustainable Development Goals (SDGs). In this forum, university students are invited to solve SDGs problems in developing countries local solutions for communities. Hybrid, 14-17 November 2023 Day 1 : A Closer look: Batik class and Malang city cultural exposure Day 2 : Indonesia’s current SDSs practices Day 3 : Sustainbility and local wisdom: Cultural immersion and local empowerment Day 4 : Wrap up: Stude-case group presentation BENEFITS √ Indonesian cultural exposure √ Certificate of completion √ Credit transfer for university students available √ International networking √ Self-made batik souvenir √ Indonesian local delicacies

Analisis Penggunaan Energi Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Negeri Malang Menggunakan Edge Building App Menuju Net Zero Energy Building (NZEB)

Net Zero Energy Building (NZEB) merupakan salah satu konsep inovatif untuk bangunan berkelanjutan karena kemampuannya untuk menghemat energi dan mengurangi emisi karbon secara bersamaan (Lu et al., 2015). Konsep dari Zero Energy Building sendiri berdasar pada prinsip di mana bangunan dapat memenuhi kebutuhan energinya dari sumber yang murah, tersedia secara lokal, tidak berpolusi, dan terbarukan (Utami et al., 2021). Hal ini karena rancangan net zero sangat berkaitan dengan pengoptimalan desain bangunan sehingga dapat meminimalisir penggunaan energi serendah mungkin sehingga kelebihan energi terbarukan dapat dikembalikan ke jaringan listrik bangunan. Untuk mencapai tujuan NZEB, sistem bangunan dan strategi desain harus diintegrasikan berdasarkan kondisi iklim setempat. Hasil penelitian dari Feng et al (2019) menunjukkan bahwa sebagian besar kasus NZEB menghasilkan intensitas konsumsi energi tahunan kurang dari 100 kWh per luas lantai dan beberapa bangunan bahkan menghasilkan lebih ban...